Main Article Content

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi keniscayaan dalam Kurikulum Merdeka mengingat adanya keberagaman yang dimiliki peserta didik di sekolah dasar yang masih sering direspons dengan pendekatan one-size-fits-all, sehingga memunculkan kebosanan, rendahnya keterlibatan, dan motivasi belajar yang menurun. Penelitian kualitatif berpendekatan studi kasus ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan strategi pemetaan awal keberagaman peserta didik, (2) menjelaskan implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia topik Aku Bisa berempati dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, dan (3) mengungkap dampaknya terhadap sikap positif peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia topik Aku Bisa Berempati. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen modul ajar, wawancara guru dan peserta didik, serta observasi pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua guru berhasil melakukan pemetaan komprehensif terhadap readiness, interest, dan learning profile peserta didik, kemudian mengimplementasikan diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan secara efektif. Hal itu berdampak pada tumbuhnya partisipasi aktif, motivasi belajar, perasaan positif, dan kepercayaan diri peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang berpijak pada paradigma guru yang kuat dan pemetaan kebutuhan belajar yang akurat mampu menciptakan pengalaman belajar yang personal dan bermakna. Temuan ini memperkuat teori Tomlinson terkait penghargaan keberagaman peserta didik sehingga pembelajaran bisa dijadikan alat untuk menumbuhkan karakter menuju Profil Pelajar Pancasila.

Keywords

pembelajaran berdiferensiasi kurikulum merdeka sikap positif peserta didik profil pelajar pancasila

Article Details

How to Cite
Riyanto, A., Gunarhadi, G., Sukarno, S., Nuraeni, D., & Yuliana, Y. (2025). Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi: Fasilitasi Keberagaman dalam Menumbuhkan Sikap Positif Peserta Didik Sekolah Dasar. Sukowaskita: Media Informasi Penelitian Dan Pengembangan, 1(2), 57–65. Retrieved from https://jurnal.sukoharjokab.go.id/sukowaskita/article/view/17

References

  1. Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press
  2. Ariyanti, R., & Hidayat, M. T. (2023). Analisis Kesiapan Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SD Muhammadiyah 1 Karangjati. ELSE: Elementary School Education Journal Vol. 7, No, 1, Februari 2023 DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v7i1.12965
  3. Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi dalam Program Guru Penggerak pada modul 2.1. Jurnal Basicedu, 8(1), 120-130. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.7200
  4. Gheyssens, E., Griful-Freixenet, J., & Struyven, K. (2023). Unpacking the black box of differentiated instruction: A video-observation study. Teaching and Teacher Education, 125, 104057. https://doi.org/10.1016/j.tate.2023.104057
  5. Iskandar, D. (2023). Peningkatan hasil belajar matematika melalui pembelajaran berdiferensiasi pada peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 88-98. https://doi.org/10.15642/jpd.v14i2.25100
  6. Kemendikbudristek. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  7. Kusumastuti, A. & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP)
  8. Letzel, V., Pozas, M., & Schneider, C. (2023). Energetic but overwhelmed? A mixed-methods study on teachers' perceptions of differentiated instruction and their well-being. Teaching and Teacher Education, 122, 103957. https://doi.org/10.1016/j.tate.2022.103957
  9. Magableh, I. S., & Abdullah, A. (2024). The effect of differentiated instruction on students' attitude and motivation: A meta-analysis. International Journal of Educational Research, 112, 102245. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2024.102245
  10. Maulana, R., Helms-Lorenz, M., & Irnidayanti, Y. (2024). Differentiated instruction in secondary education: A study of teacher practices and student engagement in Indonesia. Asia Pacific Journal of Education, 44(1), 55-72. https://doi.org/10.1080/02188791.2023.2300123
  11. Muhammad, G., Asri, A. N., & Fadilah, N. (2024). The effect of differentiated instruction on elementary students’ reading motivation and comprehension. International Journal of Instruction, 17(2), 345-362. https://doi.org/10.29333/iji.2024.17220a
  12. Ningtyas, S. M., & Lestari, L. A. (2024). The Implementation of Differentiated Instruction on English Subject: a Case Study. RETAIN: Journal of Research in English Language Teaching, 12(02), 39–46. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/retain/article/view/62491
  13. Pratama, R. A., & Wibowo, S. E. (2024). Student agency in Merdeka Curriculum: How differentiated instruction fosters autonomy. Journal of Prima Edukasia, 12(1), 45-56. https://doi.org/10.21831/jpe.v12i1.78912
  14. Prihatini, S., Wulandari, D., & Ferdiansyah, H. (2024). Best practices in literacy instruction: Lessons from model schools in Central Java. Journal of Language and Literacy Education, 20(1), 89-104. https://doi.org/10.1080/1554480X.2024.2345678
  15. Rahayu, R., Rosita, R., & Rahayuningsih, Y. S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak. Jurnal Basicedu, 7(4), 2315-2325. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5401
  16. Rahmawati, A. A., Roshayanti, F., & Mayasari, L. (2023). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru, 1(2), 3060–3069. Retrieved from https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/5469
  17. Setiawan, B., & Mufidah, N. (2023). Meta-analisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 6(2), 230-240. https://doi.org/10.23887/jippg.v6i2.2100
  18. Smale-Jacobse, A. E., Meijer, A., Helms-Lorenz, M., & Maulana, R. (2023). Differentiated instruction in secondary education: A systematic review of research evidence. Frontiers in Psychology, 14, 1071356. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1071356
  19. Sofiah, H. & Hikmawati, N. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di SD). ABUYA: Jurnal Pendidikan Dasar, Volume 1 Nomor 2, November 2023
  20. Suryanto, B., & Ratnasari, T. (2021). Homogenitas Karakteristik Sekolah Dasar dalam Sistem Zonasi Pendidikan di Kecamatan Pedesaan Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(1), 15-25. https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i1.30189
  21. Tomlinson, C. A., & Imbeau, M. B. (2023). Leading and managing a differentiated classroom (2nd Ed.). ASCD.
  22. Wahyuni, S., Thahir, A., Karma, R., & Putriani, A. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Menulis Puisi di Tingkat SMP. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Volume 6 Nomor 2, 2023 P-2655-710X e-ISSN 2655-6022
  23. Wijaya, H., & Ardiansyah, M. (2023). Tantangan guru dalam implementasi asesmen diagnostik untuk pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 150-165. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i2.450
  24. World Bank. (2022). Learning recovery to acceleration: A global update on country efforts to improve learning outcomes. World Bank Group. https://openknowledge.worldbank.org/handle/10986/37219